Mantra-Kerta, Perkuat Ekonomi Bali Melalui LPD

32

BADUNG, MEDIAPELANGI.com-Warga Kuta Selatan meminta Lembaga Perkreditan Desa (LPD) terus dikembangkan dan diperkuat karena telah terbukti berhasil mengangkat ekonomi rakyat dan menjaga kelestarian desa adat.

Hal tersebut disampaikan oleh warga saat Calon Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) yang diusung Koalisi Rakyat Bali( KRB) saat menggelar kampanye dialogis di Amphiteater Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kuta, Minggu (25/3/2018).

Ribuan simpatisan hadir dalam kesempatan ini termasuk tokoh kharismatik Cok Rat, Ketua KRB AA Bagus Adhi Mahendra Putra dan sejumlah tokoh lainnya.

Adapun salah satu yang menjadi aspirasi dari warga Kuta Selatan adalah mengenai kondisi beberapa Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Badung yang gulung tikar akibat pengelolaan yang kurang profesional. “Apa kira-kira langkah konkrit Mantra-Kerta untuk menyelesaikan masalah LPD di Badung,” kata tokoh Kuta Selatan I Wayan Diesel Astawa,S.E.

Menanggapi hal ini, Rai Mantra mengatakan tidak seharusnya ada LPD yang sampai kolap. Menurutnya LPD adalah lembaga yang lekat dengan masyarakat Bali. Sebab LPD dibangun selain untuk menggerakkan roda ekonomi, sekaligus sebagai benteng menjaga kebudayaan Bali. Dimana kebudayaan merupakan identitas sekaligus daya tarik Bali.

“LPD Harus bangkit lagi, dan cari pengurus yang berintegritas tinggi. LPD tujuannya melayani umat,” kata Rai Mantra. Menurutnya walaupun LPD adalah organisasi tradisional, yang harus dikelola secara profesional.

Pengurus dan pengawas akan diberi pelatihan manajemen yang profesional. Ke depannya menurut Rai Mantra, LPD harus dikelola oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan sertifikat khusus.

Sertifikat ini nantinya bisa dikeluarkan oleh lembaga pemerintah seperti koperasi atau dengan menggandeng lembaga-lembaga yang akuntabel. Tidak hanya pengelola tapi pengawas juga perlu mendapat pelatihan kompetensi dan mengantongi sertifikat.

Sehingga tata kelola LPD lebih profesional dan bertanggung jawab. “Paling tidak pengawas dan pengelola dapatkan pendidikan bagaimana cara mengelola LPD secara profesional,” kata Rai Mantra.

LPD memang didirikan oleh Prof. Ida Bagus Mantra yang tidak lain adalah ayah dari Rai Mantra. Namun, menjaga LPD adalah tugas dari seluruh warga Bali. Sebab LPD lekat dengan identitas warga Bali. LPD memiliki fungsi untuk melestarikan budaya secara berkelanjutan. “Jadi tanggung jawab kita bersama menjaga integritas dan penguatan LPD karena menyangkut identitias budaya Bali,dan sebagai penguat ekonomi masyarakat Bali,” kata Rai Mantra.(TIM)