Modus Jadi Pembeli, Pucil Nekat Rampas Motor dan Aniaya Korban

302
Nyoman Putra Tanaya alias Pucil saat diamankan unit reksrim Polsek Sawan bersama BB sepeda motor beat dan uang hasil penjualan.(IST)

BULELENG, MEDIAPELANGI.com – Nyoman Putra Tanaya alias Pucil (49) warga Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, ditangkap polisi lantaran aksi nekatnya merampas sepeda motor Honda Beat DK 5343 UAF milik Gede Carik (73).

Kapolsek Sawan AKP Gusti Kade Alit Murdiasa Seizin Kapolres Buleleng mengungkapkan, kronologi pencurian dengan kekerasan bermula saat pelaku Pucil datang ke rumah korban berpura-pura menawar sepeda motor yang hendak dijual pada Senin (10/2/2020) sekitar pukul 09.30 Wita.

Baca Juga:  Hotel Bali Beach Sanur Kembali Alami Kebakaran

Saat itu, pelaku menawar motor milik korban dengan harga Rp 8 juta, dimana saat itu korban melepas dengan harga Rp 10 juta. Lalu, pelaku meminta dokumen BPKB dan STNK motor tersebut.

Saat BPKB dan STNK diserahkan, secara tiba-tiba pelaku merampas sepeda motor korban disertai tindakan kekerasan. Korban dicekik sebelum kepalanya dibenturkan ke tembok. Pelaku pun dengan mudah membawa kabur motor milik korban.

Baca Juga:  Kecelakaan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan di Jalur Tengkorak, Sopir Kijang Diduga Kurang Hati-Hati

“Berselang dua hari, yakni Rabu (12/2/2020) kami berhasil menangkap pelaku Pucil di rumahnya beserta barang bukti uang tunai hasil penjualan motor. Ya, motor sudah dijual kepada seseorang di pasar loak Singaraja,” ungkap Kapolsek Murdiasa, Kamis (13/2/2020) malam.

Apa motif dibalik pencurian dengan aksi kekerasan itu pelaku mengaku nekat mencuri lantaran terbelit utang. “Hasil penjualan motor itu, sebagian digunakan untuk membayar utang oleh pelaku,” pungkasnya.(mp/ar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here