Musim Panen, Nelayan Pengambengan Keluhkan Anjloknya Harga Ikan

336
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, Rabu (10/10/2018) mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Desa Pengambengan, Jembrana.

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Menteri Kelautan dan Perikanan RI  Susi Pudjiastuti, Rabu (10/10/2018) mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Desa Pengambengan, Jembrana.

Saat mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Desa Pengambengan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendapat beberapa keluhan dari para nelayan.

Para nelayan ini mengeluh anjloknya harga ikan padahal saat ini kondisi tangkap ikan nelayan sedang melimpah.

Seperti harga ikan tongkol/dimana sebelum tangkapan ikan melimpah harga ikan tongkol mencapai Rp 15 ribu per kilogram. Namun saat ini harga ikan tongkol dijual Rp 8 sampai 9 ribu per kilogram.

Tidak hanya ikan tongkol yang harganya anjlok saat musim panen raya, harga ikan lemuru atau kucing juga anjlok dari sebelumnya Rp 8 ribu per kilogram kini hanya Rp 3 ribu per kilogram.

Selain anjloknya harga ikan yang menjadi keluhan para nelayan, dihadapan Menteri Susi para nelayan juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM khusunya solar untuk melaut,”keluh Mustaim seorang nelayan asal Desa Pengambengan

Terkait keluhan para nelayan ini, Menteri Susi mengaku akan melakukan rapat konsolidasi dengan pihak terkait agar ketersediaan solar di saat musim ikan ini tetap ada dan mudah dicari oleh nelayan.

Sementara itu untuk mengangkat harga jual ikan disaat musim panen raya, Menteri susi mengaku akan memperbaiki sistem pelelangan ikan yang ada di Pelabuhan Perikanan Pengambengan.

Menteri susi juga berencana akan membuat Koperasi atau BUMN yang bertugas seperti Bulog beras yang bisa mengantisipasi ulah oknum tengkulak yang kerap mempermainkan harga ikan disaat musim panen ikan seperti sekarang sehingga merugikan nelayan.

Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Pengambengan, Jembrana, Menteri Susi menyempatkan diri untuk meninjau pembangunan Sekolah Tinggi Politeknik Perikanan yang direncanakan akan siap menampung ratusan mahasiswanya akhir tahun ini.

Selain itu, dalam kesempatan ini Menteri Susi juga melauncing Aplikasi Laut Nusantara dan Aplikasi Informasin Sistem (AIS) yang dapat membantu nelayan dalam mencari ikan serta mendapatkan pertolongan jika terjadi kecelakaan saat melaut. (ka-ak).