Nekat Melompat dari Jembatan, Astawa Ditemukan Tewas

1938
Petugas Gabungan Evakuasi Korban I Putu Astawa yang Lombat di Jembatan Kembar Tukad Yeh Panahan Tabanan. (ist)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – I Putu Astawa (47) warga Banjar Riang Delod Sema, Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, nekat melompat di jembatan kembar Jalan Ir Soekarno, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Bali, Kamis (28/11/2019) malam.

Pria yang sempat menghebohkan warga sekitar yang kebetulan melintas akibat aksi nekatnya itu, akhirnya di temukan petugas gabungan Kepolisian, BPBD Tabanan, PMI, Rumah Sakit dan di bantu warga sekitar.

Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi tertelungkup di tepi sungai.

Baca Juga:  Hadiri Perayaan Natal Bersama, Wabup Sanjaya Ajak Umat Jaga Toleransi Bersatu Membangun Tabanan

Aksi nekatnya diketahui oleh salah seorang saksi yang kebetulan melintas di Jalan Ir Soekarno, Kamis malam sekitar pukul 19.30 Wita, bernama Suryanto (27) warga asal Mojokerto yang tinggal di Banjar Jambe Baleran, Tabanan ini melihat korban yang saat ini memarkir sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol DK8653HS.

Sebelum melakukan aksi nekatnya korban sempat hendak menabrakan dirinya dengan sebuah truk dengan cara tidur di as jalan, namun sopir truk keburu mengerem mendadak kendaraanya dan sempat membunyikan klakson kemudian saksi melihat korban bangun dan berlari menuju arah barat. Sampai di jembatan kembar Tukad Yeh Pandan saksi melihat korban langsung melompat ke luar jembatan di sebelah selatan jalan,”kata Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Made Budiarta.

Baca Juga:  Begini Kronologi Microbus Tabrak Pohon Perindang di Jalur Tengkorak

Dikatakan Budiarta saat ditemukan mengunakan baju kaos warna merah dan celana training merah korban ditemukan  dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi tertelungkup di tepi sungai. Selanjutnya tubuh korban langsung di evakuasi dengan mengunakan mobil Ambulance Rumah Sakit ke kamar jenasah BRSU Tabanan.(mp/ka).