Ny. Arumi Dardak Sebut TP PKK Bali Banyak Miliki Program Inovatif

216

Denpasar, MEDIAPELANGI.com – Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur (Jatim) Ny. Arumi Emil Dardak menilai sejumlah program yang dilaksanakan TP PKK Provinsi Bali sangat berhasil sehingga maanfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Bahkan sejumlah program yang dilaksankan TP PKK Bali menurutnya sangat inovatif.

Inilah yang menjadi alasan pihaknya bersama rombongan TP PKK Jatim melaksankan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Provinsi Bali. Dalam Kunker ini Ketua TP PKK Jatim Ny. Arumi Emil Dardak dan rombongan diterima secara hangat oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster di Gedung Gajah, Jaya Sabha – Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (13/12).

Mengawali kunjungannya, Ny. Emil Dardak mengucapkan terima kasih atas penerimaan hangat yang diberikan kepada rombongannya oleh TP PKK Provinsi Bali. Pihaknya kemudian menyampaikan alasan dipilihnya Bali sebagai tempat kunjungan kerja. Karena menurutnya, ada banyak hal yang ingin dipelajari dari TP PKK Provinsi Bali guna diimplementasikan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

“Sebenarnya sudah lama saya ingin berkunjung ke Bali. Kita tahu banyak program TP PKK Provinsi Bali sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” aku Ny. Arumi Emil Dardak.

Ditambahkan pemilik nama asli Arumi Bachsin ini, ia ingin belajar banyak dari TP PKK Bali. Menurutnya, jangan malu untuk belajar dari yang lebih senior mengingat usia Arumi yang masih muda.

Baca Juga:  Lagi,Truk Berjalan Mundur di Tanjakan Samsam Masuk Got

“Jangan malu untuk meminta masukan dan sharing dari yang senior-senior. Kita harus terus belajar. Kita tahu Bali memiliki banyak program dan inovasi yang bagus selama ini,” ucap Arumi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster terlebih dahulu menyampaikan terima kasih atas apreasiasi yang diberikan oleh Ny. Arumi Emil Dardak.

Selanjutnya dalam pembukaan dialog, Ny. Putri Koster memaparkan bahwa keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dengan baik di masyarakat, sangat ditentukan oleh terlaksananya koordinasi antar organisasi, instansi dan lembaga terkait. Tanpa adanya koordinasi yang baik, maka program yang telah direncanakan tidak akan berhasil.

“Koordinasi ini sangat penting untuk mencapai target kerja yang telah dirumuskan. Kinerja TP PKK akan terus ditingkatkan dengan merangkul dan memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ucapnya.

Ditambahkan Ny. Putri Suastini Koster, TP PKK memiliki peran penting dalam pembangunan manusia. Untuk menjalankan berbagai program, TP PKK dikatakan Ny. Putri Suastini Koster harus mendapatkan anggaran yang cukup. Menurutnya, anggaran tersebut harus digunakan secara baik demi kesejahteraan masyarakat.

“Tahun ini anggaran kita mencapai Rp6.2 miliar. Untuk di tahun 2020, Astungkara anggaran kita naik menjadi Rp 10 miliar. Anggaran ini kita gunakan untuk melaksanakan Program PKK, baik provinsi (Rp 5.5 miliar) maupun untuk kabupaten/kota se-Bali dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (Rp 4.5 miliar),” ungkapnya.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace, Meditasi Angka Mampu Menuntun Arah Terbaik Menuju Kebijaksanaan

Dikatakan Ny. Putri Suastini Koster, program-program PKK yang dilaksanakan, baik kebijakan umum maupun teknis pelaksanaannya merupakan target pembangun di segala bidang. Menurutnya, Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah berkewajiban secara konsisten mengiringi, mendukung, dan menjalankan program pemerintah.

“PKK harus bersinergi dengan instansi terkait di dalam melaksanakan tugas dan pengabdian di masyarakat, serta menjalankan program-program di bidang pemberdayaan keluarga yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Istri Orang Nomor Satu di Pemprov Bali ini.

Lebih lanjut, PKK harus memiliki program nyata yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, selama ini program PKK hanya menjalankan program nasional.

“Selama ini program yang dijalankan adalah kegiatan lomba yang nantinya akan tampil ke tingkat nasional. Saya ingin agar PKK memiliki program yang langsung mengena di masyarakat,” imbuhnya.

Hadir pula pada kesempatan ini, Kepala Dinas PMD Provinsi Bali Putu Anom Agustina, Kepala Dinas PMD Provinsi Jawa Timur Mohammad Yasin. (mp)