Pasir Langka Puluhan Tukang Bangunan Nganggur

60

Karangsem (Mediapelangi.com)-Sejak ditetapkannya Gunung Agung pada level awas pada tanggal 22 September 2017 lalu, ternyata tidak hannya berdampak terjadinya pengungsian ribuan warga yang berada di radius berbahaya, tetapi juga sudah memberi dampak ikutan lain yaitu terjadinya kelangkaan bahan material terutama pasir untuk bahan bangunan.

Selama ini pasokan pasir untuk bahan bangunan banyak dipasok dari kawasan yang berada dilereng Gunung Agung seperti Desa Sebudi yang saat ini ditetapkan ke dalam zona berbahaya.

Seperti di Karangasem Jumat (20/10/2017) puluhan buruh bangunan nampak menganggur karena tidak lagi mendapatkan pasokan pasir sehingga memilih duduk-duduk di Pos Pantau sekaligus mencari tahu perkembangan Gunung Agung terkini.

Seperti Jro Mangku Made Alit salah satu tukang bangunan mengaku dia bersama rekannya kini terdampak lebih parah dari warga yang mengungsi akibat kehilangan lapangan pekerjaan. “Bahan baku dekat dari Gunung Agung sekarang ditutup dan kalaupun ada harganya mahal, sekarang tidak bisa bekerja dan lebih parah disini, karena kalau yang mengungsi ada bekal bantuan, sedangkan yang disini di Rendang kan tidak ada”, terangnya.

Pihaknya pun berharap pihak terkait dapat memberikan solusi perkerjaan lain terutama untuk memenuhi kebutuhan sembako sehari-hari dan kebutuhan lainnya menjelang perayaan Hari Raya Galungan mendatang (*/mp).