Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca Dua Orang Menggunakan Sepeda Motor

35
Korban pencurian KH Habib Udin memberikan keterangan kepada penyidik terkait pencurian yang dialaminya di Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Rabu malam (22/7/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

JAKARTA, MEDIAPELANGI.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan mengemukakan pelaku pencurian cek Rp41,2 miliar dan uang tunai ratusan juta dengan modus pecah kaca mobil di kawasan Kemang dilakukan oleh dua pengendara sepeda motor.

“Yang terlihat dari kamera CCTCV ada dua pelaku menggunakan sepeda motor tapi plat motor belum terbaca,” kata Kasubag Humas Iptu Sumaryanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat.

Hingga kini belum teridentifikasi pelaku pencurian tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman termasuk meminta keterangan ulang dari kedua korban.

Penyidik telah menerima laporan serta mengamankan kamera CCTV yang merekam detik-detik pelaku melakukan pencurian tersebut.

Baca Juga:  Firli Minta Masyarakat Waspadai Pencatutan Nama KPK Jelang Pilkada Serentak

Penyidik masih menunggu kedatangan korban untuk dimintai keterangan termasuk informasi soal cek senilai Rp 41,2 miliar yang raib dibawa kabur pencuri.

“Soal cek masih dalam penyelidikan, kita menunggu keterangan korban datang memberikan keterangan,” kata Sumaryanto.

Pencurian modus pecah kaca mobil terjadi Rabu (22/7/2020) malam sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan.

Kejadian tersebut menimpa dua korban, yakni KH Afifuddin (Habib Udin) warga Banten dan rekannya, Ejen Yanuar (60) warga Bekasi.

Peristiwa terjadi saat kedua korban tengah makan di sebuah warung sate tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Produksi Garam Beryodium Klungkung Terus Berkembang

Mobil jenis Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi A 1629 KQ diparkir di depan toko karpet seberang warung sate berjarak kurang lebih tiga meter.

Seorang saksi datang menghampiri korban memberitahukan bahwa kaca mobilnya dipecah.

Lalu korban mengecek kondisi mobilnya dan mengecek barang di kursi depan, ternyata sudah hilang.

Barang yang hilang di antaranya sebuah tas, uang tunai Rp 200 juta, sejumlah cek dari beberapa bank, KTP, ATM, NPWP, dokumen perusahaan, pulpen warna emas dan lainnya.

Ejen Yanuar mengaku cek yang dibawa kabur pencuri nominalnya sebesar Rp41,2 miliar dan Rp736 juta.(ant)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here