Peringati Hari Anti Korupsi Kejari Tabanan Bagi Stiker Dan Bunga

75
foto-Kejari Tabanan Ni Wayan Sinaryati,Bagi-Bagi Siker,Bunga dan Pin,Hari Anti Korupsi.

Tabanan,mediapelangi.com-Dalam memperigati Hari Anti Korupsi,Se Dunia(9/12/2017)Kejakasaan Negeri Tabanan melaksanakan kegiatan bagi-bagi stiker,bunga dan pin yang bertuliskan anti korupsi,kepada pengendara yang kebetulan berhenti di lampu merah jalan Pahlawan Tabanan,penyebaran stiker juga di Rumah Sakit Umum dan ke Pemkab Tabanan.

Di Hari Anti Korupsi Sedunia,kami ingin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk anti korupsi dengan penyebaran stiker anti korupsi di beberapa titik jalan,”kata Kepala Kejaksaan Negeri Tabanan.Ni Wayan Sinaryati.Jumat(08/12/2017).

Dalam peringatan Hari Anti Korupsi kali ini,dimaksudkan untuk memerangi tindak pidana korupsi yang dirasakan sudah merajalela di berbagai belahan dunia.pihaknya akan tetap berkomitmen memberantas korupsi dan melakukan pencegahan tindakan korupsi sedini mungkin,”jelasnya.

Dalam kegiatan Hari Anti Korupsi Kejari Tabanan juga merangkul generasi muda dengan mengadakan lomba pidato untuk anak SMA/sederajat yang tujuanya tidak lain untuk mencegah tindak pidana korupsi sedini mungkin,dan bisa kita mewujudkan apa yang menjadi tujuan bersama untuk memerangi korupsi,dengan kegiatan ini kita terbebas dari korupsi.

Sinaryati menegaskan saat ini di Tabanan,pihaknya sudah melakukan dengan cara pencegahan tindak pidana korupsi untuk mengurangi penyimpangan-penyimpangan,jika nantinya kami temukan adanya penyimpangan kami akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku,”tegasnya.

Lanjut Sinaryati,saat ini pihaknya juga sedang pengumpulan data jika nantinya sudah lengkap dengan bukti yang kuat kami akan lakukan tindakan,” tegasnya.

Dengan membagikan stiker Antikorupsi kepada pengguna jalan,berharap adanya dukungan dari semua pihak untuk melawan korupsi. Dalam peringatan hari antikorupsi sedunia ini diharapkan kerja sama dari masyarakat sangat di butuhkan untuk memberantas tindak pidana korupsi,”ungkanya.

Diharapakan masyarakat tidak sekadar menolak korupsi, tapi benar-benar paham terhadap tindak pidana korupsi yang sangat merugkan negara dan rakyat. Dengan begitu masyarakat tidak pasif, tapi juga aktif di dalamnya.Dengan peringatan ini,semua, masyarakat ikut memberantas korupsi bersama kami,” ujarnya.(*mp-eka).