Pondok Edukasi Uma Urip Timpag, Tampilkan Kehindahan Alam dan Pelestarian Lingkungan

91
PELEPASAN TYTO ALBA : Wabup Sanjaya Resmikan Pondok Edukasi Uma Urip Timpag, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (19/10/2019)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pondok Edukasi Uma Urip Timpag, Kerambitan, Tabanan salah satu Destinasi Desa wisata menampilkan keindahan alam dan cara-cara melestarikan lingkungan pertanian serta kuliner pangan lokal.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya pada peresmian Pondok Edukasi Uma Urip Timpag, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (19/10/2019)

Pembukaan ditandai dengan pemotongan bunga dan pelepasan burung hantu (Tyto Alba) oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, didampingi perwakilan BNI cabang Denpasar, Perwakilan DPR RI, DPRD Kabupaten Tabana, Kadis Pariwisata Tabanan, Camat Kerambitan dan Tokoh Masyarakat setempat.

Pondok Edukasi Uma Urip Timpag merupakan sebuah program yang bersofat bolistik dan mencakup pertanian, pariwisata, pelestarian lingkungan hidup, edukasi dan kuliner yang ada di Desa Timpag, Kerambitan.

Baca Juga:  Wabup Sanjaya Nuasen Karya Pengurip Gumi 2020 di Pura Luhur Batukau

Wabup Sanjaya mengatakan dengan hadirnya Pondok Wisata Uma Urip Timpag ini memberikan lebih banyak pilihan daerah tujuan wisata khususnya nagi masyarakat Tabanan. Apalagi Uma Urip menampilkan keindahan alam Timpag dan cara-cara melestarikan lingkungan pertanian serta kuliner pangan lokal.

“Destinasi Pondok Edukasi Uma Urip Timpag ini menyajikan hal yang baru bagi masyarakat Tabanan. Disamping menampilkan alam yang indah serta spot-spot untuk selfi, juga menyajikan kuliner pangan lokal. Silahkan datang ke Pondok Edukasi Uma Urip Timpag untuk menikmati liburan,” ungkap Sanjaya.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace Apresiasi Pelaksanaan Karya Agung Desa Adat Dalang

Selaku Wakil dari Pemerintah Kabupaten Tabanan, Wabup Sanjaya mengucapkan terimakasih dan pengahargaan setinggi-tingginya pada seluruh elemen masyarakat timpag dan pihak terkait yang telah memberikan sumbangsihnya atas kelestarian alam dan lingkungan Desa Timpag.

“Kedepan kita sebagai anak bangsa khususnya di Tabanan harus kreatif dalam hal melestarikan alam dan lingkungan. Dan semoga ini bisa menjadi suatu pembelajaran buat kita, khususnya generasi muda Tabanan lebih dekat dengan alam dan lingkungan sehingga tetap mempertahankan akar budaya kita di era digital saat ini,” imbuhnya.(mp/rls)