Puan Maharani Berharap Partisipasi Aktif Masyarakat Memilih Kepala Daerah Terbaik Pilkada 2020

20
Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan) didampingi Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (kiri) pidato pengantar dalam rangka Sidang Bersama DPR-DPD di Ruang Rapat Paripurna, Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (14-8-2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.

JAKARTA, MEDIAPELANGI.com – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap masyarakat berpartisipasi aktif pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 demi memilih kepala daerah terbaik.

“Kita berharap masyarakat aktif berpartisipasi demi terpilihnya kepala daerah terbaik yang mampu membangun kemajuan di daerahnya,” kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam pidato pengantar Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat.

Puan menjelaskan bahwa Indonesia maju merupakan taman sari dari kemajuan pembangunan daerah. Oleh karena itu, dalam rangka melanjutkan pembangunan kemajuan daerah, Indonesia kembali akan melaksanakan pesta demokrasi di tingkat daerah.

Baca Juga:  Piala Dunia U-20 Jadi Memontum Kebangkitan Kepariwisataan Bali

“Dengan menggelar pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara serentak di beberapa wilayah,” ucap Ketua DPR RI.

Pesta demokrasi tersebut, menurut dia, merupakan suatu proses politik bangsa Indonesia menuju kehidupan politik yang lebih demokratis, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Kita juga berharap agar partai politik yang merupakan pilar demokrasi sangat penting bagi sistem politik dan demokrasi di negara kita juga turut berperan aktif dalam memberi teladan bagaimana berpolitik secara demokratis berdasarkan Pancasila,” katanya lagi.

Selain menyukseskan pesta demokrasi, 9 Desember mendatang, untuk mempercepat terwujudnya Indonesia maju, menurut Puan, harus memiliki kekuatan politik, sosial, budaya, ekonomi, dan hukum.

Baca Juga:  Menkeu Sri Mulyani: Minta Tingkatkan Manfaat BMN dan BMD untuk Tangani COVID-19

“Politik pembangunan kita ke depan hendaknya dapat diarahkan dalam mempercepat pembangunan manusia Indonesia,” ujarnya.

Politik pembangunan juga perlu diarahkan dalam memperkuat industri pangan nasional, penataan industri nasional yang kuat, penataan pembangunan infrastruktur, dan reformasi birokrasi.

Politik pembangunan, lanjut dia, juga harus dapat membuka ruang dan akses partisipasi seluruh rakyat karena setiap rakyat juga memikul tanggung jawab yang sama dalam berkontribusi pada kepentingan nasional.(ant)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here