Puluhan Hektar Tanaman Padi di Jembrana Terancam Gagal Panen

421
DAMPAK KEKERINGAN : Puluhan Hektar Tananam Padi di Subak Manistutu Barat Jembrana Terancam Gagal Panen.

JEMBRANA,  MEDIAPELANGI.com – Sedikitnya 55 hektar tanaman padi di Desa Manistutu,  Jembrana terancam gagal panen dampak kekeringan yang terjadi dua bulan terakhir.

Akibatnya tanaman padi yang berumur 50 – 60 hari ini terancam mati dan gagal panen. Tanah persawahan yang dulunya berair kini mulai mengalami retak – retak, akibat lama tak teraliri air dan bahkan saluran irigasi mulai mengering sekitar dua bulan lalu,” kata I Nyoman Teles Sekretaris Subak Manistutu Barat, Jumat (12/7/2019).

Baca Juga:  Bupati Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Akibat terancam gagal panen, pukuhan petani di subak Manistutu, Barat mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Sutama mengaku saat ini luas tananam padi di Kabupaten Jembrana 16.200 hektar. Sampai (10/7/2019) lahan pertanian yang masih ada tanaman padinya sekitar 6.200 hektar ini, sekitar 147 hektar terancam kekeringan.

Baca Juga:  Satu Keluarga di Tuwed, Jadi Korban Gigitan Anjing Rabies

Terkait bantuan 12 titik sumur bor petani berharap bantuan tersebut segera terealisasi agar masalah kekeringan gagal panen tidak terjadi lagi.(ka-ak)

 

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here