Rai Mantra-Sudikerta Kian Lengket

267
foto-ist- Sudikerta- Rai Mantra yang hadir Bersama di Acara Rapat Koordinasi Khusus Komisi Saksi DPW Partai Nasdem Bali di Hotel Nikki, Denpasar, Jumat (15/12/2017).

Denpasar,mediapelangi.com-Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta kian lengket. Tokoh yang digadang-gadang menjadi paket calon Gubernur dan Wakil Gubernur ini hadir dalam satu pangung di acara Rapat Koordinasi Khusus Komisi Saksi DPW Partai Nasdem Bali di Hotel Nikki, Denpasar, Jumat (15/12/2017).

Keduanya hadir bersamaan sekitar Pukul 11.00. Rai Mantra datang dengan mengenakan pakaian endek dengan warna dominan abu-abu. Sedangkan Sudiketa mengenakan kemeja putih. Sebagai undangan, keduanya tidak menyampaikan pidato dalam acara tersebut. Hanya melihat dan mendengar proses kegiatan Nasdem.

Usai acara, Sudikerta kepada awak media mengatakan, sampai saat ini belum ada keputusan dari DPP Partai Golkar terkait rekomendasi pasangan cagub-cawagub. Dia sendiri menyerahkan rekomendasi final kepada DPP Partai Golkar dan komunikasi dengan partai-partai koalisi. Tidak ngotot lagi menjadi caon gubernur, Sudikerta siap ditempatkan dalam posisi apa pun.

“Bukan persoalan nomor satu (calon gubernur) atau nomor dua (calon wakil gubernur). Kami petugas partai, pelayan partai, pelaksana partai tentu kami harus menghormati, menghargai daripada sikap partai sendiri untuk menugaskan kadernya di mana pun saja,” kata Sudikerta ketika disinggung apakah siap menjadi calon wakil gubernur mendampingi Rai Mantra.

Sementara itu, Rai Mantra menjawab diplomatis terkait pencalonannya. Pada intinya dia masih menunggu posisi apa. Sebelumnya, dia berkali-kali hanya mau dicalonkan dalam Pilgub Bali jika menjadi calon gubernur, bukan calon wakil gubernur. ”Tunggu perkembanganlah, sabarlah,” jawab Rai Mantra diplomatis.

Ketua DPW Partai Nasdem IB Oka Gunastawa menyatakan, kehadiran Rai Mantra dan Sudikerta dalam acara Nasdem sebagai sinyal yang bagus. Dia menyatakan, hasil survey yang mengindikasikan pasangan Rai Mantra-Sudikerta sebagai pasangan kuat, akan tetap menjadi menjadi pertimbangan. “Secara simbolik, ada kesamaan spirit keduanya dari beliau berdua melihat Bali ini ke depannya,” tukasnya seraya menyatakan, dia sendiri masih menghormati dan menunggu proses di Partai Golkar.

Di tempat yang sama, Korwil Bali-Nusra DPP Partai Golkar AA Bagus Adhi Mahendra Putra tetap ngotot hasil survey dari LSI Denny JA pada November 2017 menjadi pijakan untuk penentuan paket. Dia menyatakan, menurut hasil survey, paket terbaik dan bisa memenangi Pilgub Bali adalah IB Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta. ”Rekomendasi saya yang akan diberikan kepada DPP Partai Golkar agar ada penugasan kepada Pak Sudikerta sebagai calon wakil gubernur yang bermasangan dengan calon Gubernur Ida Bagus Rau Dharmawijaya Mantra yang dikenal dengan paket Dharma-Kerta,” terangnya(*eka-mp)