Rapat Kerja DPD KNPI Tabanan: Eka Nurcahyadi, Pembangunan Wilayah Tidak Bisa Lepas dari Pemahaman Filosofi dan Sejarah

26
?????????????

Tabanan (Mediapelangi.com)-“Suksesnya pembangunan tidak selalu karena besaran jumlah uang, tetapi juga soal semangat generasi mudanya, di Tabanan hal itu erat hubungannya dengan pemahaman  filosofi dan sejarah dikalangan generasi muda”, terang I Putu Eka Putra Nurcahyadi, SH saat tampil sebagai pembicara dalam diskusi yang bertajuk “Peran Organisasi Kepemudaan dalam Merawat Keindonesiaan” yang digelar oleh Pengurus DPD. KNPI Tabanan bertempat di sekretariat DPD KNPI Tabanan Jl. KS. Tubun Tabanan, Jumat malam (6/10/2017).

Acara siskusi diikuti oleh puluhan peserta terdiri dari unsur OKP anggota KNPI Tabanan, Organisasi Kepemudaan non anggota dan perwakilan Sabha Yowana yang digelar serangkaian pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) DPD KNPI Tabanan tahun 2017. Hadir pada kesempatan ini perwakilan OKP Pemuda Ansor, GM-FKPPI, HIPMI, BMI dan lainnya..

Di awal diskusi Ketua DPD KNPI Tabanan Ni Made Dewi Trisnayanti, SH menyampaikan, diskusi kepemudaan hari ini adalah mengawali agenda rapat kerja setelah dilantiknya kepengurusan DPD KNPI Tabanan yang baru periode 2017-2020 beberapa bulan lalu. Melalui rapat kerja diharapkan muncul program prioritas dan pola kerjasama yang lebih terarah, terang Dewi.

Eka Nurcahyadi mantan Ketua Sekaa Teruna (2003) yang kini juga menjabat anggota DPDR Tabanan dari Fraksi PDIP, pada diskusi kali ini banyak memaparkan aspek kebijakan pembangunan pusat-daerah serta arah demokrasi Indonesia. Kata dia, dari sisi kepemudaan, semangat, inovasi dan kreativitas adalah modal dasar dalam berkegiatan. Di Tabanan banyak ormas, LSM dan OKP yang mampu mandiri karena memiliki semangat dan kreatifitas, jangan sampai membentuk ormas hanya sekedar melegalkan pengajuan proposal. Begitu juga di bidang politik dan hukum, kita tetap sejalan dengan langkah pemerintah pusat terkait amanat Perpu No. 2 tahun 2017 tentang Perubahan UU No. 17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakat, Pancasila adalah satu-satunya Idiologi. “Kedepan KNPI sebagai wadah Organisasi Kepemudaan (OKP) harus bisa mendorong peran-peran pendampingan oleh generasi muda dalam setiap aktivitas pembangunan”, tegas Eka.

Terkait peran pemerintah daerah, Eka Nurcahyadi tidak ragu-ragu menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi baik di legislatif maupun eksekutif. Salah satunya dibidang ekonomi dan pengembangan wilayah yang diharapkan dapat mendorong peningkatan PAD melalui parameter peningkatan indek pertumbuhan PDRB Kab. Tabanan. “Pemerintah Tabanan kini gencar mengembangkan UMKM, BUMDES dan Desa Wisata, hal itu membutuhkan peran serta pemuda. Saat ini masih ada sejumlah kendala, salah satunya soal tata ruang, Tabanan baru punya RTRW Kabupaten, belum semua wilayah bisa diturunkan kedalam dokumen rencana tata ruang yang lebih detail, imbuhnya.

Selanjutnya dalam pembahasan progam kerja DPD KNPI Tabanan, sejumlah masukan disampaikan oleh peserta raker antara lain terkait pelaksanaan pelatihan kader, peringatan Bulan Pemuda dan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Penyuluhan/Pelatihan serta partisipasi organisasi pemuda dalam penanganan warga pengungsi erupsi Gunung Api Agung yang jumlahnya ribuan orang yang tersebar di sejumlah pos-pos pengungsian di wilayah Tabanan. (*/mp).