Ratusan Layangan Hiasi Langit Pengambengan

424
LOMBA LAYANG-LAYANG : Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan menerbangkan layangan

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Masih dalam rangkaian HUT Kota Negara ke 124 dan HUT RI ke 74, Pemkab Jembrana menggelar Lomba Layang-layang tingkat Kabupaten Jembrana Tahun 2019 bertempat di Pantai Pengambengan Desa Pengambengan, Jembrana.

Lomba tersebut dibuka oleh Wakil Bupati JEmbrana Made Kembang Hartawan dengan menerbangkan layangan didampingi Ketua DPRD Sementara Ny. Sri Sutharmi beserta anggota, Sekda Made Sudiada, Anggota Forkopimda Jembrana dan sejumlah Kepala OPD.

Ketua Panitia Dewa Mertayasa mengatakan, peseta lomba kali ini berjumlah 489 layangan berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Jembrana dan luar Kabupaten Jembrana. “Lomba di bagi dengan beberapa kategori seperti, kategori local yaitu bebean remaja, bebean dewasa dan kreasi, kategori open yaitu layangan bebean, layangan janggan, layangan pecukan dan janggan buntut” ucap pria yang akrab disapa Dewa Abri.

Baca Juga:  Bekuk Dua Kurir Jaringan LP Kerobokan, BNNP Bali Amankan 2 Kg Sabu

Sementara itu Wabup Kembang mengatakan tradisi melayangan sangat erat kaitannya dengan cerita Rare Angon. “Tradisi melayangan tidak hanya identik dengan anak anak saja, karena juga banyak dimainkan oleh orang remaja, dewasa bahkan orang tua. Layang- layang adalah tradisi yang sudah membumi di Jembrana dan patut kita pertahankan”ucapnya.

Banyak hal posistif dalam yang patut dimaknai dalam lomba ini, menurut Kembang. Menurutnya jangan hanya melihat bagaimana layangan tersebut di naikkan. “Ada berbagai proses dalam pembuatan yang membutuhkan, kerjasama, kebersamaan dan gotong royong. Itulah yang mempersatukan kita mulai di banjar banjar.

Baca Juga:  Rencana Pengembangan Benoa Maritime Tourism Hub, Gubernur Koster: Infrastruktur Bali Masih Tertinggal

Dan karena itulah kita berkomitmen agar event ini menjadi rutin setiap tahunnya” ucap Kembang. Dalam penyelenggaraan lomba tersebut, Kembang meminta agar juri melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa boleh diintervensi siapapun. “Terlebih di awal acara pembukaan para Juri mengucapkan sumpah dan janji juri” pungkasnya.(rls)