Ratusan Warga Karangasem Mengungsi ke Candikuning

50

Tabanan, mediapelangi.com – Ratusan warga Kabupaten Karangasem memilih mengungsi ke rumah sanak saudara mereka yang ada di wilayah Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Para pengungsi yang berasal dari sejumlah Desa di Kecamatan Kubu, Selat dan Bebandem ini kemudian dikumpulkan Jumat (22/9/2017) untuk didata dan mendapatkan pengarahan dari aparat Desa setempat.

Perbekel Desa Candikuning, I Made Mudita menjelaskan jika total ada 259 jiwa warga Karangasem yang mengungsi ke Desa Candikuning. Setelah di data mereka berasal dari Banjar Telung Buwana dan Banjar Badeg Dukuh, Desa Sebudi, Kecamatan Selata, Banjar Linggasana, Desa Kumala, Kecamatan Bebandem, banjar Suka Luwih, Desa Amerta Buwana, Kecamatan Selat, serta Banjar Bonyoh, Desa Bonyoh, Kecamatan Kubu. “Ke 259 warga ini mengungsi di Banjar Bukit Catu sebanyak 37 orang, di Banjar Candikuning I sebanyak 29 orang, dan paling banyak di Banjar Kembangmerta sebanyak 193 orang,” paparnya.

Para pengungsi mulai berdatangan ke Desa Candikuning sejak hari Rabu (20/9/2017) dan diprediksi akan terus berdatangan. Dimana para pengungsi memilih mengungsi ke Desa Candikuning karena memiliki saudara atau kerabat dekat di Desa Candikuning. Bahkan Sekdes Desa Candikuning I Nengah Mudita menampung 90 orang warga yang seluruhnya masih memiliki hubungan kekerabatan. “Karena banyaknya pengungsi, kami kemudian membuka posko Pendunungan atau posko kemanusiaan di Balai Banjar Kembangmerta untuk tempat beristirahat para pengungsi sehingga memudahkan untuk dipantau dan mendapatkan bantuan. Ini demi kenyamanan dan keamanan bersama, sehingga pengungsi lansia dan anak-anak diprioritaskan tinggal dirumah-rumah saudaranya,” imbuhnya.

Sementara itu Bendesa Adat Kembang Merta, I Nyoman Sutika mengatakan jika bersama pihak Desa, kepolisian Polsek Baturiti, Koramil Baturiti, serta Camat akan berkoordinasi dengan instansi terkait baik itu BPBD Tabanan maupun Dinsos Tabanan untuk dapat menyalurkan bantuan kepada para pengungsi. “Untuk saat ini tentu mereka membutuhkan makanan, karpet dan selimut,” ujarnya. (*mp)