Ratusan Warga Kombading Krisis Air Bersih

104
BPBD Jembrana medistribusikan air bersih di Banjar Kombading, Desa Pengambengan, Jembrana, Senin (9/9/2019)

JEMBRANA, MEDIAPALANGI.com – Sejak seminggu belakangan sekitar 200 KK warga Banjar Kombading, Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana,Bali alami krisis air bersih.

Guna mengatasi kekurangan kesulitan air bersih sekitar 700 jiwa, Senin (9/9/2019) Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Jembrana menyalurkan air bersih.

Krisis air bersih yang dialami ratusan warga di Desa ini diakibatkan oleh air PDAM yang selama ini menjadi andalan warga tidak mengalir.

Akibat kondisi ini warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk minum dan memasak serta untuk mandi.

Ahmad Kurniawan salah satu warga Banjar Kombading mengaku, sudah enam hari air PDAM yang menjadi kebutuhan setiap harinya sudah tidak mengalir. Warga akhirnya mencari air di daerah Tegal Badeng dan bahkan ada juga ke Melaya. Dan beberapa warga juga ada yang membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan air selama tidka mengalirnya air PDAM,”terangnya.

Baca Juga:  Suasana Haru Warnai Pelepasan Jenazah HS Dillon

Guna membantu ratusan warga yang alami krisis air bersih di desa ini, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana menyalurkan sebanyak 10 ribu liter air bersih.

Dibantu aparat desa setempat air bersih ini dialirkan melalui bak penampungan sementara yang disiapkan pihak desa atau gentong air milik warga. Takut akan kehabisan air warga bahkan membawa galon air dan jerigen serta ember untuk mengangkut air bersih dari lokasi peyaluran ke rumah warga.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo mengatakan, selama musim kemarau ini, satu unit armada tangki air berkapasitas lima ribu liter milik BPBD Jembrana selalu siaga membantu warga yang alami krisis air bersih.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace Ngayah Nyolahan Topeng Sidakarya di Pura Desa Lan Puseh Desa Pakraman Bentuyung Sakti

Dikatakanya, kapasitas yang kita salurkan kepada warga tiap hari 5 ribu liter atau satu tangki ke wilayah yang kita sasar. Mudah-mudahan segara ada hujan sehingga masyarakat kita, terutama petani bisa menikmati maksimalnya air bersih di setiap sumber air bersih yang ada,”kata Eko Susilo.

Selain di Banjar Kombanding, Desa pengambengan, data BPBD Jembrana krisis air bersih selama musim kemarau ini juga dialamai warga di Desa Pendem, Desa Berambang dan Yeh Embang,”jelasnya.

Dengan didistribusikannya air bersih ke wilayah tersebut BPBD Jembrana berharap bisa membantu ratusan warga memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya terutama untuk memasak,”katanya. (ka-ak)