Rombongan Kades Asal Kalteng Pelajari Terobosan Pemerintah Desa Kukuh

373
Rombongan Kades dari Kalteng Singgah ke Desa Kukuh

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Para Kepala Desa se – Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kota Waringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, sharing terobosan dan inovasi yang dilakukan Desa Kukuh tentang Pemerintahan Desa dan Tata Kelola Keuangan Desa.

Rombongan dari Kalimanten Tengah (Kalteng) ini diterima Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, bersama Camat Marga, Drs. I Gusti Agung Alit Adiatmika,Kamis (18/10/2018). Mereka sharing tentang pemerintahan desa dan tata kelola keuangan desa.

Camat Bukit Santuai, Waren, mengatakan Desa Kukuh Marga dipilih menjadi tempat singgah untuk sharing dalam memimpin desa karena punya nilai lebih. Salah satunya Desa Kukuh pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo pada Februari 2018 lalu.

Selain itu, para kepala desa di Kecamatan Bukit Santuai juga ingin mengetahui peran serta masyarakat dalam pembangunan dan prioritas penggunaan dana desa. Selain memboyong 13 kepala desa dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa, Camat Bukit Santuai juga mengajak Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Tim Penggerak PKK Kecamatan.

Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, mengakui ada tantangan dalam menjalankan padat karya tunai. Sebab upah Rp 85 ribu per hari tidak sesuai dengan upah buruh di Bali. Sebab upah buruh di Bali Rp 120.000 per hari. “Kami siasati dengan ngayah. Ngayah itu adalah gotong royong dengan tulus ikhlas,” ungkap Sugianto.

Terkait upah padat karya tunai, Sugianto berharap tidak diberlakukan sama rata di Indonesia, tetapi disesuaikan dengan kondisi daerah. Sementara dalam pengelolaan dana desa, Sugianto mengatakan berdasarkan usulan dari masyarakat yang kemudian dibahas dalam musyawarah desa untuk skala prioritas pembangunan.

Sugianto mengatakan, dalam pengelolaan dana desa memprioritaskan membangun gedung sekolah PAUD dan Taman Kanak-kanak. Sebab selama ini, PAUD dan TK pinjam gedung SD. Prioritas lainnya pengadaan sarana olahraga. Sugianto juga mengajak rombongan turun ke lapangan melihat aktivitas kerajinan seni ukir, pembuatan udeng, dan pabrik kopi. Kunjungan diakhiri dengan berwisata di Daya Tarik Wisata Alas Kedaton. (*)