Sampaikan LKPJ, Legislatif Nilai Kinerja Gubernur Koster Sangat Baik

52
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Bali
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Bali dengan agenda Penyampaian Keputusan DPRD tentang Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala daerah Provinsi Bali Tahun 2018, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Jumat (12/4/2019).

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Bali dengan agenda Penyampaian Keputusan DPRD tentang Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala daerah Provinsi Bali Tahun 2018, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Jumat (12/4/2019).

Dalam keputusan DPRD  yang dibacakan oleh Ida Bagus Gede Udiyana,ST disampaikan bahwasannya secara umum capaian yang telah dilakukan Gubernur Koster sudah sangat baik. Terlebih dengan mengusung visi dan misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana, yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali Sekala –Niskala yang  dilakukan melalui pembangunan dengan ide baru, gagasan baru dan semangat baru dalam membangun Bali Era Baru. “ Kami akan berada di garda terdepan dalam rangka mewujudkan visi dan misi tersebut sehingga tercipta kesejahteraan dan keadilan masyarakat serta pembangunan secara komprehensif dan fundamental, “ imbuhnya.

Ditambahkannya, dalam upaya mewujudkan program program yang telah dicetuskan dalam visi misi tersebut, legislatif berharap agar disiapkan berbagai kebijakan dan program pembangunan yang dapat diimplementasikan dengan lebih baik, baik pada bidang sandang, pangan, kesehatan, pendidikan, adat, agama, tradisi serta bidang pariwisata.

Untuk itu, legislatif merekomendasikan beberapa hal diantaranya optimalisasi peranan sektor riil (primer, sekunder dan tersier), berkoordinasi dengan stakeholder lainnya untuk bersama sama melakukan perbaikan destinasi wisata, menambah fasilitas penunjang pariwisata, serta meningkatkan dan mendorong potensi pasar khususnya buah lokal dan memotivasi Desa adat untuk membuat perarem dalam memprioritaskan buah lokal untuk menjadi persembahan dalam rangkaian upacara yadnya.(*amb)