Satu Lagi Pasien Covid-19 di Tabanan Sembuh, Tiga Masih Dirawat

725
Kegiatan Olahraga pagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di salah satu Hotel tempat Karantina.

TABANAN, MEDIAPELANGI.com –  Satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit Nyitdah, Kediri, Tabanan dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Memang benar dan kabar gembira satu pasien yang sebelumnya dinyatakan positif telah sembuh dan diperbolehkan pulang,”ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Tabanan I Putu Dian Setiawan, Rabu (22/4/2020).

Dian Setiawan menyampaikan kini total warga Tabanan yang positif Covid-19 menjadi 3 orang dan dirawat di Rumah sakit berbeda.

Sementara 3 pasien positif yang tengah dirawat di rumah sakit berbeda diantaranya 2 pasien di RSPTN Unud dan 1 pasien di BRSU Tabanan kondisinya stabil. “Jadi satu pasien sudah sembuh dan ini tentunya kabar gembira,” ungkapnya.

Sementara itu, ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dilaporkan terbatas namun kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di Tabanan aman hingga sebulan kedepan. Meski demikian kekurangan sudah diproses untuk pembelianya. Jadi tidak sampai habis jauh hari sudah dipersiapkan,” kata Dian.

Agar tidak memerlukan APD terlalu banyak nantinya penanganan pasien Covid-19 di Tabanan dialihkan sementara waktu di Rumah Sakit Nyitdah.

Baca Juga:  Dampak Pandemi Covid-19 di Indonesia, Kedai Sayur Luncurkan Layanan Business-to-Consumer

Disamping itu Pemkab Tabanan melalui Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) bersama dengan BUMDes dengan menggandeng UMKM sudah mengoptimalkan produksi APD berupa baju hazmat dan masker. “Jadi kalau untuk APD kita sudah persiapkan jauh hari untuk tidak sampai kosong,” katanya.

Menurutnya agar penggunaan APD menjadi maksimal sesuai rencanya penanganan pasien positif Covid-19 berikutnya sementara waktu dialihkan ke Rumah Sakit Nyitdah. “Artinya dengan penanganan ada di 2 tempat isolasi akan banyak menggunakan APD sehingga di optimalkan 1 tempat,” tegasnya.

Dan harapannya masyarakat tetap mematuhi segala himbauan  dari pemerintah sehingga lonjakan pasien bisa kita cegah. Selalu  memakai masker, rajin cuci tangan . Jauhi kerumunan dan jaga jarak serta yang terpenting di rumah aja de bengkun.

Sementara itu ditambahkan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Kabupaten Tabanan I Gede Susila bahwa semua pasien positif tetap dipantau dengan baik. Termasuk juga bagi petugas kesehatan yang menangani pasien Covid-19 sudah disiapkan tempat isolasi yang layak. “Begitu juga kami gugus tugas terus memantau keluhan PMI selama menjalani isolasi,”katanya.

Baca Juga:  Satu Keluarga di Tuwed, Jadi Korban Gigitan Anjing Rabies

Diharapkan kerjasama seluruh masyarakat Tabanan agar tetap melakukan isolasi mandiri, tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak sekali, menjalankan pola hidup bersih sehat, selalu rajin mencuci tangan dan menjaga jarak, menghindari kerumunan serta selalu berpikiran positif dalam menghadapi situasi ini dan sangat di wajibkan untuk menggunakan masker apabila beraktivitas di luar rumah.

Satgas gotong royong sebagai Satgas terdepan di masing masing Desa Adat dihimbau untuk ikut memantau warganya baik berstatus OTG, ODP khususnys terhadap warga Pekerja Migran Indonesia yang baru pulang, agar dengan disiplin melaksanakan protokol isolasi mandiri dengan tidak keluar rumah sesuai protokol kesehatan dengan melibatkan serta berkoordinasi dengan baik dengan pecalang, Babinkamtibmas, Babinsa, petugas kesehatan di masing masing Desa.(*mp)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here