Sebelum Daftar Ke KPU, Panji-Budi Deklarasi di Bawah Pohon Beringin

154
Calon Bupati (Cabup) A.A Ngurah Panji Astika dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Dewa Nyoman Budiasa paket Padi mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tabanan di Puri Anom, Tabanan, Sabtu (5/9/2020)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Calon Bupati (Cabup) A.A Ngurah Panji Astika dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Dewa Nyoman Budiasa paket Padi mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tabanan di Puri Anom, Tabanan, Sabtu (5/9/2020)

Usai deklarasi, bersama partai pengusung dan pendukung, masing-masing Partai Golkar, Partai Nasdem, Parta Demokrat, dan Partai Hanura bersama tim pemenangan pasangan yang menggunakan jargon Tatanan Baru, Tabanan Baru untuk Perubahan ini serta para pendukung dan tim relawan Panji-Budi ini mendaftar di KPU Tabanan.

“Walaupun di bawah pohon beringin untuk deklarasi digelar merupakan bukti bahwa, kami dengan tegas mendukung paket Padi,”tegas Ketua Partai Koalisi Tabanan Maju, Nyoman Wirya.

Baca Juga:  Transmisi Lokal Masih Dominasi Kasus Positif Baru COVID-19 di Bali

Sebagai saksi empat partai tergabung dalam Koalisi Tabanan Maju mendeklarasikan dukungan bersama tim relawan kepada pasangan calon bupati AA Ngurah Panji Astika dan calon wakil bupati Tabanan Dewa Nyoman Budiasa (Padi) serta melakukan pengukuhan tim.

Nyoman Wirya juga menyampaikan, DPD Partai Golkar,DPD Nasdem, DPC Demokrat dan DPC Hanura secara bersama-sama sepakat,mendeklarasikan mengusung dan mendukung paket pasangan Bupati AA Ngurah Panji Astika dan calon wakil Bupati Tabanan Dewa Nyoman Budiasa, sebagai calon Bupati dan wakil Bupati Tabanan dalam Pilkada serentak.

“Kami yakin dalam suasana yang sejuk ini,tentu akan mengantarakan paket Padi ke KPU dalam suasana tenang. Kami juga tetap berkeyakinan paket ini akan menang”, sebut Wirya.

Baca Juga:  Tidur di Bangku, Subaedah Ditemukan Meninggal di Terminal Pesiapan

Disela kesempatan tersebut, Calon Bupati Tabanan A.A Ngurah Panji Astika mengatakan, Demokrasi adalah jalan untuk mencapai kesejahteraan jangan sampai demkorasi dijadikan sebuah alat memecah masyarakat. Maka dari itu, dalam hal ini harus sepakat, demokrasi di Tabanan harus berubah yaitu, menjadi demokrasi yang cerdas dan santun.

“Dalam Pilkada ini tentu merupakan pertarungan ide, pertandingan kreatifitas dan beradu track record masing-masing kandidat”, ucap dia.

Pilkada merupakan pesta demokrasi yang bisa membahagiakan masyarakat Tabanan, bukan sebuah persaingan.Cerdas,Santun dan Berbudaya, itulah paradigma baru untuk politik di Tabanan.

“Menang atau kalah itu adalah rahasia alam, jika kita menang tentu harus menang secara kesatria.Semoga kita bisa menjalankan dengan sebaik-baiknya”, tutupnya.(*mp)

 

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here