Senderan Longsor di Baturiti, Satu Tewas Tertimbun

482
Jasad Korban I Made Artana (48) saat di Puskesmas Baturiti I ( Istimewa)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Seorang pekerja senderan tewas tertimbun material senderan di Banjar Bangli, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Senin (27/7/2020).

Korban tewas I Made Artana (48) warga Banjar Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan setelah tertimbun material senderan.

Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Baturiti, AKP Fahmi Hamdani menyampaikan kronologis kejadian, Senin,(27/7/2020) sekira jam 10.00 wita berlokasi di tanah milik warga telah terjadi peristiwa orang meninggal akibat tertimbun tanah saat melakukan pengerukan guna perataan tanah dalam rangka pembuatan senderan dan pembuatan tembok pekarangan rumah dengan menggunakan alat berat jenis bego.

Baca Juga:  Bahas KUA PPAS 2021, Rapat Banggar DPRD Tabanan dengan TAPD

Saat dilakukan pengerukan korban berada di samping senderan yang mengalami longsor lanjut menimpa korban. Yang pada saat itu  berada dibawahnya,akibat korban tertimbun material tanah dan batu dari longsoran tersebut.

Melihat kejadian tersebut lanjut pencarian korban dilakukan oleh masyarakat sekitar, dengan manual namun tidak berhasil. Sehingga diputuskan untuk melakukan pencarian mempergunakan bego yang ada.

Setelah dilakukan evakuasi korban dibawa ke Puskesmas Baturiti I mempergunakan ambulance Puskesmas I. Dengan hasil, korban diperkirakan telah meninggal dunia di TKP.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Gelar Rakor Disiplin Penegakan Hukum Prokes dalam Pilkada 2020

“Diduga lalai pada saat korban bekerja, tanah senderan yang ada diatasnya longsor sehingga menimpa korban sampai tertimbun, dan saat dievakuasi dengang alat berat korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri,”katanya.

“Kondisi korban mengalami luka pada bagian dagu sepanjang 12 cm, kemudian dilakukan penjaritan oleh tim medis, Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter korban dinyatakan meninggal dunia, langsung dibawa pulang ke rumah duka,”pungkasnya. (mp/ka)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here