Seorang ABK KM Bandar Nelayan Meninggal Dunia

196
Jenazah Tri Hardi Hartono ABK KM Nelayan dievakuasi dari dalam kapal untuk dibawa ke RSUP Sanglah (Istimewa)

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Seorang ABK KM Bandar Nelayan bernama Tri Hardi Harnoto (26) meninggal dunia saat sedang berlayar di Samudera Hindia. Jenazah korban akhirnya dievakuasi ke darat setelah beberapa minggu di tengah laut.

Salah seorang petugas Dit Polairud Polda Bali saat dikonfirmasi menerangkan bahwa jenazah ABK tersebut langsung dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab meninggalnya korban.

Informasi didapat, meninggalnya korban pertama kali diketahui temannya sesama ABK KM Bandar Nelayan bernama Yudi. Saat itu korban disangka tengah tidur di salah satu kamar khusus ABK.

“Dia mau membangunkan korban tapi tidak bangun-bangun. Setelah di cek ternyata korban sudah tidak bernafas,” kata petugas, Minggu (7/7/2019).

Mendapati rekannya tidak bernafas, Yudi bersama salah satu rekannya menghubungi nahkoda kapal untuk sama-sama mengecek keadaan korban. Setelah diperiksa, tidak ada bekas kekerasan di sekitar korban maupun hal mencurigakan lainnya.

“Karena tidak ada yang mencurigakan, oleh kapten kapal diputuskan untuk membungkus dan menaruh jenazah korban di palka. Jenazah kemudian dititipkan ke KM Bandar Nelayan 2009 untuk dibawa ke daratan,” jelas petugas Dit Polairud Polda Bali. (aw)