Serangan Ulat Bulu Resahkan Warga Desa Batuagung

263
Warga Banjar Taman, Batuagung Dewa Ketut Minata menunjukkan beberapa ulat yang tersisa, yang hinggap di rumahnya, Rabu (15/1/2020).

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Serangan ulat bulu di Kabupaten Jembrana Bali, membuat resah warga. Pasalnya hampir sepekan rumah warga diserang ulat bulu.

Tak pelak, akibat dari kejadian itu warga mulai resah dan gelisah lantaran ketakutan badan mereka terkena penyakit gatal-gatal di kulit.

Salah satu rumah warga yang terkena dampak serangan ulat bulu, Rabu (15/1/2020) yaitu rumah I Dewa Ketut Minata (43) di Banjar Taman, Desa Batuagung,Kabupaten Jembrana.

Ulat bulu yang menyerang kebun jati belakang rumahnya membuat rumahnya juga dipenuhi ulat bulu hampir sepekan.

Baca Juga:  Tokoh PDI Perjuangan, Dukung Polres Bangli Ciptakan Kondusifitas Jelang Pilkada 2020

Selain menyemprotkan cairan pembasmi serangga dan ulat, Ia juga melakukan pembakaran ulat bulu yang menyebar di rumahnya agar tidak bertambah banyak.

Langkah antisipasi ini ia lakukan lantaran hama ulat bulu ini membuat dia dan keluarganya kini mendertita gatal-gatal.

Sementara itu, Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Made Kerta mengaku jika hama ulat bulu yang menyerang pohon jati ini sudah terjadi hampir di lima kecamatan yang ada di kabupaten Jembrana.

Baca Juga:  Lagi,Truk Berjalan Mundur di Tanjakan Samsam Masuk Got

Walau terserang  ulat bulu, namun dipastikan pohon jati yang terserang ulat bulu ini tidak akan membuat tanaman jati menjadi mati.

Dinas Pertanian dan Pangan menyarankan jika serangan ulat bulu ini sampai masuk dan manggangu warga sekitar disarankan agar warga segera melapor ke Dinas Pertanian dan pagan Jembrana untuk dilakukan pembasmian secara kimiawi.

Jika tidak, warga yang rumahnya terserang ulat bulu ini bisa melakukan pembasmian manual dengan cara membakar ulat bulu yang masuk ke rumah warga,”katanya. (mp/ka-ak)