Serius Berantas Narkoba, Ratusan Pesonil Polres Bangli Lakukan Tes Urine

84
Personil Polres Bangli Jalani Tes Urine

BANGLI, MEDIAPELANGI.com – Untuk mengantisipasi adanya keterlibatan oknum Polri dalam kasus narkoba,serta untuk mencegah peredaran Narkoba di satuan  Polres Bangli Bangli ratusan anggota Polres Bangli jalani tes urine, Jumat (07/09/2018)

Pemberantasan narkoba tidak hanya di masyarakat saja, namun secara internal juga kami lakukan. Agar tidak ada anggota yang terlibat dengan barang haram tersebut,” ujar Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo,S.I.K.,M.H, saat pemeriksaan tes urine  di halaman Apel Mapolres Bangli.

Lebih lanjut dikatakan , peredaran Narkoba saat ini sangat memperihatinkan dimana sudah masuk di berbagai kalangan dan peredarannya tidak hanya di perkotaan bahkan sudah menjamah di pedesaan. Melihat fenomena ini khususnya yang terjadi di Pulau Bali,  Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus R Golose mencanangkan Deklarasi pemberantasan Narkoba dan Premanisme yang baru-baru ini dilaksanakan di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar.

”Tidak hanya kali ini saja, namun tes urine akan sering dilakukan. Hal tersebut guna menjadi contoh dan juga antisipasi agar tidak ada anggota yang mengkonsumsi narkoba. Mesti pemeriksaan ini dilakukan terhadap anggota sendiri, namun pihaknya melakukannya dengan serius dan teliti sesuai aturan,”katanya.

Kapolres menegaskan, tidak ada toleransi terhadap kasus penyalahgunaan Narkoba dan Jika ada anggota Polres Bangli yang terkait kasus Narkoba akan di tindak tegas bahkan akan di PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) atau di Pecat. Jika  ada yang terbukti menggunakan atau terlibat dalam peredaran narkoba. Maka tidak segan kami hukum sesuai dengan kode etik polri. Bahkan sampai kami lakukan PTDH,”tegasnya.

Sementara itu Kepala BNNK Gianyar  AKBP Sang Gede Sukawiyasa menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Kapolres Bangli yang sudah menggagas kegiatan pemeriksaan urine ini.

Banyak kasus penyalahgunaan narkoba yang terjadi di Bali belakangan ini. Bahkan ada pengukapan kasus Narkoba jenis baru Tembako Gorila yang diproduksi wilayah Bali. Ini membuktikan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian serius bagi pemerintah yang mana para pelakunya melakukan inovasi-inovasi untuk mengelabui para aparat penegak hukum
Sementara itu dari hasil tes dengan menggunakan Drug Abuse Test seluruh anggota Polres Bangli dinyatakan tidak ditemukan adanya penyalah gunaan Narkoba.

Dihimbau kepada seluruh anggota Polres Bangli tidak ada yang terlibat dengan kasus narkoba dan juga menghimbau  kepada masyakat untuk bersama-sama dengan Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional untuk memerangi yang  narkoba yang merusak masa depan bangsa dan negara serta generasi penerus Bangli” pungkasnya. (ka –nt).