SMPN 1 Kerambitan Dinilai Tim Provinsi Bali Dalam Lomba UKS

68

Tabanan, mediapelangi.com – Rabu (13/9/2017) bertempat di SMPN 1 Kerambitan Banjar Tengah Kangin, Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Tabanan telah dilaksanakan giat Penilaian lomba Usaha Kesehatan Sekolah (  UKS ) tingkat SMPN dari Provinsi Bali Tahun 2017.

Yang dihadiri oleh Ketua Team Penilai  Provinsi Bali  Drs I Wayan Yuda beserta 10 anggota, Bupati Tabanan yang di wakili oleh Assisten 1 Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Yatnanadi, Kepala Dinas Pendidikan dan olahraga Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Kabag Kesra Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan  dr. I Nyoman Suratmika, Anggota DPRD Tabanan I Made Dirga.S.Sos, Team PKK Kabupaten Tabanan, Camat Kerambitan I Gd Sukanada.AP.SH.Ms1, serta semua pihak terkait dalam acara tersebut.

Adapun kegiatan lomba ini bertujuan agar meningkatkan kesadaran para siswa-siswi bahwa kebersihan tersebut adalah hal yang sangat penting. Karena jasmani kuat dan jiwa yang sehat tidak akan dapat tercipta apabila lingkungan disekitar kita kotor. Sehingga dengan diadakannya Lomba UKS ini bisa meningkatkan kesadaran para siswa-siswi akan pentingnya kebersihan bukan saja di sekolah, tapi juga di rumah serta dilingkungan dimanapun kita berada.

Dalam Lomba ini ada beberapa kriteria yang dilombakan, yakni : Kesehatan Sekolah, Kebebersihan Sekolah, Kebersihan radius 100 meter dari sekolah, Kebersihan dan Kesehatan Kantin sekolah.

Bupati Tabanan yangg diwakili oleh Asisten 1 Sekkab Tabanan menyampaikan bahwa usaha kesehatan sekolah (UKS) adalah merupakan salah satu wahana proses belajar mengajar untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan anak didik sedini mungkin. Serta merupakan bagian integral dari pembangunan Nasional dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga diharapkan akan dapat membangun masyarakat yang sehat lahir dan batin.

Pihaknya juga menegaskan bahwa pada intinya lomba kesehatan sekolah bertujuan untuk menciptakan kesehatan dan kebersihan lingkungan yang asri di manapun berada baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga sehingga tercipta kesehatan dan keharmonisan di sekolah maupun keluarga. Sehingga dengan kehidupan yang bersih serta sehat lahir dan batin, bisa meningkatkan taraf hidup keluarga, tegas pihaknya. (hmstbn)