Tabanan Harmoni Shalawat, Menjadi Simbol dalam Mewujudkan Perdamaian Antar Umat

376
Tabanan Harmoni Bershalawat di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan, Sabtu, (19/1/2019) (Foto –ist-hms)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com -Indonesia merupakan Negara yang besar, dengan berbagai Suku, Agama dan Ras yang terangkai menjadi satu merupakan cerminan Negara Indonesia sebagai Negara yang penuh Harmoni dan Penuh kedamaian. Salah, jika ada yang berfikir bahwa Indonesia dan Tabanan khususnya, hanya milik satu Suku, satu Agama dan satu Ras.  Banyaknya Suku, Agama dan Ras bukanlah pemecah belah kemanusiaan dan persatuan, karena itu adalah sebuah symbol  dalam mewujudkan perdamaian, solidaritas dan kerukunan antar Umat.

Dengan digelarnya Tabanan Harmoni Bershalawat, Sabtu, (19/1/2019), di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi kita semua. Untuk bisa menjaga Nusa dan Bangsa dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara. “Oleh karena itu, ini bisa menjadi contoh bagi kita semua. Bagaimana kita menjaga Nusa dan Bangsa, bagaimana kecintaan kita dan membumikan Pancasila, karena Indonesia adalah Negara Besar , Negara yang mempunyai umat yang luar biasa, yang mencintai Bangsanya dan membuat Indonesia akan maju, sejahtera, adil dan makmur,” harapan Bupati Eka saat membacakan sambutan didepan ribuan umat yang memadati lapangan.

Bupati Tabanan juga mengajak seluruh umat yang hadir untuk selalu mengucap syukur. “Oleh karena itu, marilah kita bersyukur dan selalu berdoa untuk Bangsa dan Negara kita, menghormati seluruh Pemimpin dan tokoh-tokoh kita, agar selalu diberikan kesehatan, kedamaiaan dan selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga kita selalu diberikan kesehatan dan diberkahi keimanan, kebahagian dan kedamaiaan oleh Beliau. Saya ucapkan terimakasih. Puji syukur, mudah-mudahan dengan Doa Shalawat ini, bisa mendoakan dan mendamaikan kita semua, Amin,” harapan Bupati Eka.

Dalam acara yang dihadiri oleh ribuan umat Muslim dan Non Muslim tersebut, Bupati Eka mengatakan dengan didengungkannya Deklarasi Kebhineka Tunggal Ikaan sebelum acara dimulai, Tabanan selalu bisa solid dan tetap meyakini bahwa Tabanan adalah salah satu Kabupaten yang harmonis, harmoni untuk kita semua masyarakat. “Karena dalam damai akan ada kemenangan. Dalam damai, tentunya akan mendatangkan berkah buat kita semua. Selamat datang pada semua umat yang sudah hadir. Selamat datang di Tabanan. Dan Mudah-mudahan kita selalu diberikan Ridho oleh sang pencipta, diberikan kesehatan. Mari kita sama-sama menjaga Tabanan , menjaga Bali, menjaga Indonesia, kita tunjukkan bahwa kita rukun, kita kasih, kita sayang, dan saling menghormati, menjaga apapun itu warnanya. Karena dimata Tuhan, tidak ada yang berbeda. Semuanya sama,” pungkasnya.

Bupati Eka juga mengucapkan selamat datang kepada Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang datang memberikan wejangan-wejangan kepada umat. Diharapkan saat itu menjadi hari yang penuh berkah, penuh kebahagian bagi seluruh umat yang hadir. “Sekali lagi Saya ucapkan syukur, karena bisa bertemu dengan Habib syech. Ini adalah berkah bagi kami, bagi umat muslim di Tabanan dan di Bali khususnya.

Karena hari ini adalah hari yang berbahagia sekaligus bersejarah. Kenapa demikian, karena Tabanan adalah salah saatu Kota/Kabupaten yang mendapatkan harmony award kerukunan umat se-Indonesia. Dan karena itulah kami ingin memberikan contoh bahwa Tabanan itu cinta damai, Tabanan itu umatnya rukun dan saling menyayangi,” ungkapnya.

Menanggapi sambutan Bupati Eka, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memuji ketulusan hati dan keramahan Bupati dan Masyarakat Tabanan yang luar biasa, dengan menirukan gaya sebagai pembawa acara. “ Alhamdullilah, tadi adalah sambutan Ibu Bupati Tabanan yang sangat luar biasa. Hadirin dan hadirat sekalian, Saya pembawa acara, malam ini Saya yakin, inilah kebersamaan, inilah kedamaiaaan. Disini kita bersama dengan saudara-saudara kita dari Hindu, Budha, Kristiani, semua kumpul bersama muslimin, sama-sama dengan niat dan tujuannya yang sama untuk menjadikan Bumi Pertiwi yang kita cintai ini , Bumi yang dirhidoi Allah, Bumi yang penuh dengan kehikmatan, penuh dengan kedamaiaan, penuh dengan ketenangan dan ketentraman,” pungkasnya.

Ditegaskannya juga bahwa, kita dapat bersatu dalam keadaan sesulit apapun, karena sudah merupakan tugas kita untuk menciptakan suasana yang damai, suasana yang indah, suasana yang penuh dengan kasih sayang dan kecintaan untuk mewujudkan Bumi menjadi Bumi yang Damai dan Harmonis. Beliau juga menyerukan agar dalam Shalawat itu, seluruh undangan yang hadir, umat yang hadir dan seluruh elemen lainnya, mulai dari Pemimpin Bangsa dari Pusat hingga Daerah, TNI, Polri dan lainnya.

“Kita doakan semua pemimpin-pemimpin Bangsa kita. Pusat hingga Daerah semuanya, supaya mendapat lindungan dari Allah (Tuhan Yang Maha Esa). Dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan baik, dengan sempurna dan dirhidoi oleh Allah Subhanahu Wa Ta”ala kemudahan menjalankan semua bentuk amanat dan selalu dilindungi dari berbagai macam bencana dan musibah. Kami tidak lupa juga mendoakan seluruh hadirin yang datang kesini, yang dengan tujuan untuk mencari kasih sayang dari Allah. Siapa yang menyayangi sesama, dia akan disayangi oleh Allah. Bahagiakan siapapun yang ada di sekitar kita. Ini yang kita harapkan untuk seluruh Bangsa Indonesia,” tegas Habib Syech.

Pada kesempatan itu juga hadir pemimpin-pemimpin penting di Bali maupun di luar Bali, seperti Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, Wakil Gubernur Bali, Cok Ace, Ketua DPRD Bali, N. Adi Wiryatama, Bupati Badung, Giri Prasta, Bupati Banyuwangi, Abdullah Aswar Anas, Ketua DPRD Tabanan, I Ketut Suryadi, FKPD Tabanan, Sekkab Tabanan, I Nyoman Wirna Ariwangsa, Para Syeker Mania, Nahdliyin, Masyarakat lintas Agama dan seluruh undangan yang hadir atau peserta Tabanan Harmony Shalawat untuk Bangsa yang tidak bisa disebutkan satu-persatu.

Berbagai kesenian juga ditampilkan pada saat pagelaran tersebut, seperti kesenian Okokan, Tarian Maskot Kabupaten Tabanan, yakni Tari Bungan Sandat Serasi, Tarian Kebangsaan Tabanan Harmoni dan Shalawat oleh umat Muslimin yang memadati Lapangan Alit Saputra.

Wakil Gubernur Bali, Cok Ace, atas nama Pemerintah Provinsi Bali juga mengucapkan selamat datang bagi Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan seluruh Umat yang hadir. “Selamat datang di Kota Tabanan. Kota yang penuh dengan toleransi, Kota yang penuh dengan kedamaian,” pungkasnya.

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, juga menunjukkan dukungan morilnya bagi Tabanan. “Alasan Saya datang kesini adalah untuk memberikan dukungan moril kepada Bupati Tabanan yang telah mendapatkan harmony Award  terhadap Kota Tabanan ini. Dan sekaligus Saya menyaksikan dengan mata kepala Saya sendiri, tidaklah salah Menteri Agama Republik Indonesia memberikan penghargaan sebagai Kota Harmoni terhadap Tabanan. Karena malam ini, Beliau berhasil membuktikan bahwa indahnya kita hidup di Negeri Pancasila ini, Negeri yang umatnya saling hormat-menghormati, Negeri yang umatnya saling harga menghargai indahnya ber-Islam di Indonesia, indahnya ber-Hindu di Indonesia, Indahnya ber-Kristen di Indonesia, indahnya  ber-Budha di Indonesia dan indahnya ber-Konghucu di Indonesia. Karena kita hidup di dalam Negara Pancasila yang umatnya saling hormat-menghormati,” ucapnya.

Sambungnya, “Marilah kita bershalawat, berdoa dan berzikir dipimpin oleh Habib kita Habib Syech, semoga Bangsa Indonesia senantiasa mendapatkan perlindungan, mendapatkan kekuatan, mendapatkan ketabahan, untuk menuju kepada kejayaannya,” tutup Basarah.(rlshms).