Teknisi Ditemukan Meninggal, Jasadnya Dievakuasi dengan SOP Covid-19

2668
Petugas evakuasi Mayat Kepala Teknisi Lapangan Bali Energy di Banjar Bukit Catu,Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. (istimewa)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Seorang Karyawan Bali Energi di Banjar Bukit Catu, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan Bali, ditemukan meninggal dalam kondisi telungkup di sofa kantor Warehouse Bali Energi, Selasa (7/4/2020)

Dari infomasi yang berhasil dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh saksi I Made Karsa (47) warga Banjar Bukit Catu, saat masuk ke kantor sekitar pukul 07.00 Wita.

Saksi yang datang ke kantor untuk mempersiapkan upacara Melaspas dan Mecaru Rsi Gana di areal kantor.

Sesampainya di kantor, saat saksi menuju ke ruangan dan melihat Tri Muliyonto (63) tertidur dengan posisi duduk rebahan ke kanan dan setengah tertelungkup. Saksi mendekati dan berusaha membangunkan korban namun korban tidak ada  reaksi dan bergerak.

Baca Juga:  Modus Agar Bisa Mudik Sewa Mobil Ambulans, Ibu dan Anak Dicegat di Pos Selabih

Kemudian saksi menghubungi security untuk memanggil tenaga medis dari Puskesmas Baturiti untuk memastikan keadaan korban.

Setelah sampai di lokasi Bidan Puskesmas langsung memeriksa korban dan ternyata korban yang Kepala Teknisi Lapangan asal Kendal Jawa Tengah dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Baturiti.

Kapolsek Baturiti Kompol I Nengah Sudiarta ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Karena situasi dalam keadaaan darurat kesehatan Covid 19, maka pihak Polsek berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Baturiti dan BRSU Tabanan untuk penangan lebih lanjut sesuai dengan SOP COVID-19.

Baca Juga:  Update Corona di Jembrana 22 Mei: Bertambah 1 Kasus Baru Positif COVID-19

Kemudian tim dari BPBD dan BRSU Tabanan datang ke lokasi mengevekuasi mayat korban dan dibawa ke RSU Sanglah memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dari keterangan keluarganya, korban memang memiliki riwayat penyakit jantung.

Namun demikian karena kondisi darurat kesehatan Covid-19, penanganan korban sesuai SOP Covid-19. Sementara ruangan dan kantor langsung disemprot disinfektan. “Jenasah langsung dikirim ke RS Sanglah Denpasar,” jelas Kompol Sudiarta. (mp/ka)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here