Tiket Pesawat Mahal, Penyebab Penumpang Bandara Ngurah Rai Menurun

199
Bandara Ngurah Rai Bali

BADUNG, MEDIAPELANGI.com – Selama libur Lebaran 2019 managemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan jika dibanding Lebaran tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu dikatakan Haruman Sulaksono, General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai ketika Bandara Ngurah Rai menggelar halal bihalal dengan pihak terkait.

“Kalau kita monitor data dari posko lebaran pada H-6, secara umum ada penurunan dari sisi pergerakan pesawat udara sekitar 5 persen. Sementara dari sisi penumpang ada penurunan kurang lebih 1 persen,” ucap Haruman kepada awak media, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, penurunan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terjadi karena dua faktor. Pertama secara global adanya jalan tol di daerah Jawa yang sudah beroperasi, kedua adanya harga tiket maskapai yang mahal.

“Kalau kita lihat karena yang pertama di daerah Jawa ada jalan tol yang sudah beroperasi, mungkin ada keinginan pengguna jasa untuk mencoba. Kedua, mungkin para penumpang melakukan perbandingan atau perhitungan antara tranportasi udara dengan jalan darat,” ucapnya.

Untuk faktor kedua terkait harga tiket mahal, hal itu tidak saja berlangsung di Bandara Ngurah Rai namun terjadi secara nasional. Kendati demikian, angka-angka penurunan tersebut masih stabil dan tidak ada perubahan yang signifikan penurunan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

“Angka-angka tersebut masih diatas angka rata-rata kalau melihat pergerakan pesawat udara. Ada 400 (pergerakan pesawat) per hari. Kemudian penumpang rata-rata berkisar di angka 60 ribu. Jadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai masih di atas angka rata-rata. Jadi kita masih optimis bahwa trafik di Bandara I Gusti Ngurah Rai masih stabil,” terang Haruman. (aw)