Tradisi Ngejot Idul Adha, Indahnya Toleransi Umat Hindu dan Muslim di Tabanan

113
Tradisi Ngejot Idul Adha, Indahnya Toleransi Umat Hindu dan Muslim di Tabanan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Setiap daerah memiliki  tradisi masing-masing. Seperti juga masyarakat muslim di Tabanan,saat idul adha masih melestarikan tradisi ngejot sebagai salah satu bentuk menjaga kerukunan toleransi antar umat dikabupaten Tabanan. Salah satu umat muslim dikabupaten Tabanan yang masih tetap melestarikan tradisi ngejot ini.

“Pembagian kepada warga sebagai bentuk toleransi antar umat beragama di Pulau Dewata Bali,” kata Ketua Yayasan Masjid Besar Al-Huda Kediri, Haji Abdurahman usai menggelar tradisi ngejot, di Rumah Wakil Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan, Rabu (22/8/2018).

Dikatakan pada perayaan Hari Idul Adha kali ini, merupakan momen yang menjadi wujud toleransi antar umat beragama di Tabanan yang telah terjalin sejak dulu.

Tradisi ini juga sebagai wujud kepedulian terhadap sesama warga yang tinggal di Tabanan. Serta sebagai cara pengurus masjid menjaga kerukunan  antar umat beragama di kabupaten Tabanan.Yang intinya kami hidup berdampingan secara kekeluargaan,hidup disini penuh dengan rasa kekeluargaan damai rukun dan aman,”katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tabanan, Komang Gde Sanjaya sangat mengapresiasi dengan tradisi ngejot yang terus dilakukan hingga saat ini. Diharapkan, dengan tradisi ngejot ini. Mungkin budayanya hampir mirip dengan di Bali. Artinya, ngejot ini merupakan merupakan ciri bagaimana kita memiliki rasa berbagi.

“Dan tentunya hal ini tetap menjaga  bagaimana hubungan antar umat beragama atau toleransi sudah sangat luar biasa, agar tradisi ini memang harus tetap dijaga dan dilestarikan. Sehingga hubungan antar umat beragama tetap terjalin dengan baik selamanya,” ujar Sanjaya. (ka)