Trauma Cerita Leluhur Warga Pilih Rayakan Galungan Di Pengungsian

23

Gianyar, mediapelangi.com  –  Di tahun 1963 lalu, Gunung Agung meletus menjelang Hari Raya Galungan. Hal itu membuat sejumlah pengungsi yang berada di Posko Pengungsian Lapangan Sutasoma, Sukawati, Gianyar memilih tetap bertahan di pengungsian dan merayakan Galungan di pengungsian.

Bahkan segala persiapan seperti pembuatan sesajen dan lainnya jauh hari sudah mulai dilakukan. Sebagian warga yang sebelumnya berada di pos pengungsian banyak juga yang memilih pulang kampung terkait status gunung api agung yang kini turun namun sebagian lagi justru memilih tetap tinggal di posko pengungsian termasuk 25 KK di Lapangan Sutasoma, Sukawati, Gianyar ini.
Pasalnya mereka trauma dengan cerita leluhurnya saat kejadian gunung api agung meletus tahun 1963 yang juga bertepatan dengan Hari Raya Galungan. Tak ingin cerita ini menjadi kenyataan  merekapun memilih akan bersembahyang dilokasi ini. “Orang tua bilang gunung meletus Penampahan sampai galungan, jadi saya memilih merayakan disini takut hal hal buruk terjadi,” ujar I Wayan Bawa, salah satu pengungsi, Senin (30/10/2017).

Walau demikian bersama 25 KK lainnya pihaknya hanya mampu berdoa hal tersebut tidak terjadi dan bisa pulang kampung. (mp/ay)